| Tips & Trick PC Collection | | Games | | School Task | | Music | | Interesting Story | Android Trik |

More Article Here

Flash Labels by Way2Blogging

Wednesday, January 04, 2012

Kisah lucu Paskibraka



Kurang lebih 9 bulan yang lalu, aku diterima sebagai calon paskibraka yang diadakan tiap tahun oleh pemerintah kabupaten, propinsi, maupun pusat. Hal itu membuatku gembira, karena sejak kecil aku memang sangat menyukai ketika HUT RI dan bendera pusaka hendak  dikibarkan, ada sekolompok kakak (itu sebutanku saat masih kecil) yang berbaris dengan langkah tegaknya akan mengibarkan bendera pusaka yang disaksikan banyak pasang mata. Hal itu merupakan suatu kebanggan tersindiri buatku untuk dapat menyaksikan tiap tahun detik-detik  pengibaran bendera.
Ketika telah diterima, para purna paskibraka serta pelatih menyuruh kami untuk berkumpul di Kantor Dikpora tepat jam 2. Setelah tiba semua siswa dari segala penjuru kabupaten yang sesuai dengan kriteria calon  paskibraka telah berkumpul, kemudian kami semua dites baris-berbaris dan terpilihlah 11 calon yang dipersiapkan untuk mengikuti tes paskibraka ke tingkat provinsi dan salah satu diantaranya adalah aku.
Pelatih telah mempersiapkan kami sebagai calon dan tinggal menunggu tim dari provinsi untuk datang menyeleksi kami. 3 minggu berlalu akhirnya tahap penyeleksian tiba, saya kaget ketika mendengar segala tes yang akan dilakukan nantinya dari kakak-kakak purna.
Akhirnya kami ber-11 dipanggil untuk pengukuran tinggi, berat badan, dll. Setelah itu kami dites baris- berbaris untuk melihat sampai di mana pengetahuan kami mengenai baris berbaris itu. Ketika itu, tim dari provinsi ternyata menyuruh kami calon putra yang berjumlah 6 orang untuk membuka baju, dengan alasan agar gerak tubuh kami lebih dapat diperhatikan oleh mereka.
Saat itu aku merasa agak ragu karena kami disaksikan hampir sekitar 100 pasang mata tentu pasti ada sedikit rasa malu menggajal dalam diriku. Namun, apapun resikonya saya dan teman-teman yang lain harus menuruti paraturannya, dan akhirnya kami diberi segala aba-aba yang telah kami ketahui dan harus mengerjakannya dengan penuh perjuangan serta keringat yang jatuh menetes di seluruh tubuh, lama-kelamaan akhirnya tes tersebut selesai. Tinggal 1 tes lagi, yakni tes yang paling memalukan menurutku, karena dari tes ini semua orang menertawai kami.
Tes itu adalah keseimbangan jasmani, di dalam tes itu kami harus berusaha untuk tidak terjatuh ketika hendak berjalan dengan langkah tegak, tapi itu merupakan hal yang paling sulit dilakukan karena sebelum berjalan kami harus diputar sekian kali oleh mungkin 4 atau 5 orang dengan posisi menunduk ke bawah serta tangan yang menyilang ke telinga dengan 1 tangan di lantai.        
Wuh, betapa pusingnya aku ketika selesai diputar dan hendak berjalan, wah.. hal itu memang sungguh sulit karena sepertinya lantai tempatku memijakkan kaki miring 45 derajat, oleh karena itu orang-orang yang melihatku dan teman-teman tertawa, karena kami seperti orang yang lumpuh 75 persen, dengan posisi badan yang tidak henti-hentinya ingin terjatuh kesana-kemari. Hal itu merupakan hal yang paling memalukan yang pernah kulakukan seumur hidup.
Akhirnya tes itu selesai dan dipilihlah calon yang lulus . Namun sayang, aku tidak bisa mejadi salah satu di antara calon itu, tapi tak mengapa aku harus tetap berusaha menjadi yang terbaik di tingkat Kabupaten nantinya.
Itulah pengalaman yang tak akan bisa kulupakan selamanya….
Reactions:

0 comments: